Follow Now.....!

Tampilkan postingan dengan label MODAL BISNIS DENGAN KARTU KREDIT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MODAL BISNIS DENGAN KARTU KREDIT. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 April 2012

CARA SUKSES USAHA KARTU KREDIT


CARA JITU MODAL BISNIS DENGAN KARTU KREDIT

kartu kredit adalah alternatif kreatif untuk mendanai usaha. Di dalamnya terdapat cadangan dana yang siap dipakai sewatu-waktu.
ketika saya ngikuti seminar BISNIS DENGAN MODAL HUTANG pembicara MIMING PANGARAH (enterpreneur university) ..dalam seminarnya dia menunjukkan rentetan kartu kreditnya. Saya heran untuk apa dia punya kartu kredit sebanyak itu. “Ini modal usaha saya,” katanya dalam seminar dengan santai.
Awalnya saya skeptis dengan pandangannya yang menganggap kartu kredit sebagai modal usaha. Saya pikir, kartu kredit sebenarnya dirancang sebagai pengganti alat pembayaran tunai, bukan pembiayaan usaha.

Seolah tahu keraguan saya dan peserta yang lain dia menjawab, “Ini untuk jaga-jaga, kalau-kalau usaha saya perlu dana mendadak. Selain tidak memerlukan agunan, kartu kredit bisa dipakai setiap saat. Administrasinya pun mudah. Cukup sekali saja isi formulir, maka kita punya cadangan dana sepanjang tahun.”
pak miming benar benar. Sebenarnya di balik selembar plastik kartu kredit terdapat dana yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai modal untuk memulai bisnis.

Meski tetap harus berhati-hati, kita bisa memanfaatkan kartu kredit sebagai modal usaha. berikut beberapa cacatan yang saya tulis dari hasil seminar tersebut dan menajdi

beberapa tips berikut ini:
1. Pelajari syarat dan ketentuan (terms & conditions) yang berlaku. Cermati tanggal cetak tagihan, tanggal jatuh tempo, tingkat bunga, denda keterlambatan dan lain-lain. Waspadai setiap perubahan yang tidak diberitahukan terlebih dahulu.

2. Pilih kartu kredit sesuai dengan kebutuhan Anda. Kartu kredit dengan iuran tahunan ringan cocok jika Anda selalu melunasi tagihan saat jatuh tempo. Jika Anda berniat mencicil, pilih kartu kredit dengan bunga rendah. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming diskon di restoran, lounge bandara dan berbagai layanan ekslusif yang belum tentu Anda butuhkan.

3. Lunasi tagihan pada waktunya. Jangan sampai terlambat meski hanya sehari. Jika Anda mengangsur, bayarlah di atas jumlah minimum. Intinya adalah tingkatkan reputasi Anda di mata penyedia jasa kartu kredit. Setelah itu ajukan kenaikan limit kartu kredit. Cadangan dana Anda pun meningkat.

4. Kartu kredit sebagai dana modal kerja. Maksimalkan syarat dan kondisi sebagai salah satu cara kreatif berbisnis. Berikan termin pembayaran kredit 30 hari untuk menarik pelanggan, lalu gunakan masa tagihan kartu kredit selama 30-45 hari untuk membiayai modal kerja Anda.

5. Membeli barang modal dengan hutang kartu kredit. Ini sebaiknya Anda hindari. Namun jika terpaksa, manfaatkan promo cicilan bebas bunga. Perlu diingat, bunga setelah masa promo sangat tinggi. Pelajari apakah Anda mampu melunasi hutang dalam masa promo?

6. Rencanakan kebutuhan dan pembayaran sebaik mungkin. Bedakan kartu kredit pribadi dan bisnis. Catat setiap transaksi. Buat rencana pembayaran dan biaya bunganya. Sesuaikan rencana pembayaran dengan pemasukan Anda. Jangan sampai bunga kartu kredit menggerogoti keuntungan bisnis Anda. Jangan terjerat dalam bunga kartu kredit.

7. Jangan tergantung pada kartu kredit. Kartu kredit bukan satu-satunya sumber pembiayaan. Ada banyak pembiayaan lain yang lebih sesuai dengan kebutuhan usaha. Memang benar, kartu kredit adalah alternatif kreatif untuk mengatasi kebutuhan dana usaha. Namun kredit usaha yang ditawarkan oleh bank konvensional lebih cocok untuk bisnis. Selain menawarkan syarat-syarat yang business-friendly, melalui kredit usaha Anda bisa membangun hubungan dan reputasi yang lebih baik dengan bank kreditor.


contoh kisah penggunaan modal bisnis :

Rony salah satu pembiacara dalam seminar tersebut bercerita, saat itu dia memiliki 11 kartu kredit

saat itu ada tawaran bisnis pengerjaan instalasi dan pengerjaan proyek di salah satu gedung di solo dengan keutungan 40% dari modal yang di keluarkan . usaha nya mentok karena kurang modal

akhirnya dia keluarkan semua kartu kreditnya, dijajarkan di atas meja nya dan dia berpikir keras sambil memandang ke 11 kartu kredit tersebut.

Apa yang bisa dilakukan oleh kartu kredit ini untuk dirinya?

Akhirnya, ide itu datang. Setiap kita menggesek kartu kredit, maka tagihan + bunga akan jatuh tempo sekitar 45-60 hari yang akan datang.

Jika Rony menarik dana dari masing2 kartu kredit @ Rp 2.000.000 saja, maka dia sudah bisa mengumpulkan modal Rp 22.000.000 hari itu, tanpa syarat apapun.
.
dengan modal tersebut Rony tahu akan mempunyai keuntungan 40% dari modal yang di keluarkan dengan ,jangka waktu perjanjian pembayaran setelah proyek selesai alokasi 2 minggu

Jika hari ke 15 Rony melunasi utang 22 juta tersebut, maka tidak ada bunga yang dibebankan kepadanya. Namun, dia bisa mendapatkan keuntungan waktu dan uang dari cara tersebut.
setelah proyek selesai
dan uang pun cair dengan total RP.30.800,000

modal utama di kembalikan lagi di bank Rp.22.000.000- sebelum jatuh tempo pelunasan

dan 11 kartu kredit tersebut kembali NOL tidak ada tagihan

rony untung sekitar Rp.8.000.000-

Kesimpulan yang bisa diambil dari kisah ini: ada utang yang baik dan ada utang yang buruk. Istilah itu hanya bisa dikategorikan jika si pemilik utang bisa mengatur keuangannya secara baik dan benar.

Bagi anda yang selalu berpikir gak punya modal, cobalah cara Rony di atas. Disiplin adalah kunci dari kesuksesan. Jangan tergiur dengan benda2 konsumtif, gunakan modal anda yang terbatas untuk membangun aset..

bukan membangun utang konsumtif.

yang perlu di perhatikan adalah :

- kalkulasi setiap peluang usaha yang datang dan berapa margin keuntunganya
- disiplin penggunaan modal
- displin teliti terhadap pembayaran perhatikan jangka waktu jatuh tempo
- jangan gunakan kartu kredit hanya untuk belanja /shoping/hal hal konsumtif